Skip to content

Rinai Juni

5 Juni 2012

Hujan rinai penghujung-ujung awal Juni
Mengantarku ke depan lambaian
Kaki melangkah sungguh berat
Untuk kembali ke kota

Gadis cantik itu
Menunggu dengan perasaan sedih
Berteman dengan hujan, menungguku lewat
Menghadangku tetapi tidak
Senyummu memberiku jalan, namun tidak rela

Kejarlah mataharimu ka
Karena di sini sedang hujan
Dan aku, engkau, dan dia … masih tersangkut
Aku takut menghambatmu berlari

Kutitipkan suara-suara cinta kepada air
Yang akan luruh di sini maupun di kotamu nanti
Bahwa aku tetap mengharap untuk bertemu kembali

———————————-
Aku memang harus kembali, untuk meneruskan sekolahku say. Kugenggam tanganmu kali ini, kamu pasti tahu artinya.
Bisikanmu, berdesir bersama angin sebelum hujan datang. Aku akan bersiap mendengarkan alunanmu dari sana. Agar rindu kita bisa saling terobati.

7 Komentar leave one →
  1. 6 Juni 2012 00:00

    Cerita tentang Perempuan desir Angin akan dilanjutkan kembali

    • 6 Juni 2012 05:55

      dari waktu itu juga bilang akan dilanjutkan kembali,
      taunya nak Leman sibuk salaman terus.

      #menunggu kelanjutan PDA..

      mandor
      Ya maap, kan saya sedang sibuk

      • 7 Juni 2012 14:30

        sing jenenge PDA ki rupane koyo opo toh jane *rung tau nongol nang INSERT😦

        mandor
        Suatu saat akan dimunculkan kok xixixxi
        nggawe penasaran sik

  2. 7 Juni 2012 06:41

    Kutunggu ceritan lanjutannya ya Bang
    Salam manis buat perempuan desir angin-nya…🙂

    mandor
    segera dilanjut ceritanya, tunggu saja
    Nanti kalau ketemu dengan Perempuan Desir Angin, salamnya akan saya sampaikan

  3. 8 Juni 2012 21:59

    Kesian gadisnya menunggu…
    Bang mandor, saat baca puisi sampeyan ditempatku benar hujan. Ini anomali, seharusnya udah musim panas.

  4. 28 Juni 2012 14:39

    Uhuuuuuuiiii…… suara-suara itu pasti sudah terdengar di Cilegon sana, mengalahkan deru debu musim panas😛

    Gek ndang, Le’Ndor, selak laliii….

    mandor
    kata Perempuan Desir Angin, Cinta itu ada prosesnya xixixixi
    Padahal aku selak …

Trackbacks

  1. Kopdar Bekasi Senyum Berseri « chocoVanilla

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: